Apa Perbedaan Utama Dari Blog dan Artikel

Blog dan Artikel

Apa Perbedaan Utama Dari Blog dan Artikel

Blog dan artikel, kira-kira dimana letak kesamaan atau perbedaannya? Munculnya era internet telah membawa perubahan besar dalam cara kita membaca. Sementara sastra verbose menguasai masa lalu, ia sekarang tertinggal jauh dari tulisan yang cepat dan tajam yang menjelaskan maksudnya dengan menggunakan lebih sedikit kata-kata, sambil menyita lebih sedikit waktu pembaca.

Baca Juga: 113 Tipe Konten yang Sesuai Dengan Kalendar Marketing

Ini adalah pelajaran yang sangat penting untuk diingat jika Anda menulis untuk audiens internet. Menulis blog adalah urutan hari ketika datang ke menulis online, dengan pengusaha sukses bahkan menjangkau melalui media. Tetapi dapat dengan mudah dibingungkan dengan penulisan artikel, yang merupakan ballgame yang berbeda sama sekali.

Penulis mungkin akhirnya membingungkan keduanya, dan akibatnya, pekerjaan Anda mungkin gagal menarik audiens inti Anda seperti yang Anda inginkan. Sangat penting untuk memahami perbedaan antara blog dan artikel karena keduanya sering membingungkan.

Baca Juga: 10 Platform Blogging Terbaik

Berikut panduan singkat yang bertujuan membantu Anda membedakan keduanya. Kata kunci SEO. Search Engine Optimization membantu konten menjangkau khalayak yang lebih luas dan merupakan faktor kunci di balik blog dan penulisan yang viral. Blog dibangun dengan kata kunci SEO dan tulisannya sering diubah untuk memasukkan hal yang sama.

Misalnya, dalam sebuah blog tentang Klub Sepak Bola Manchester United, penulis harus memasukkan istilah-istilah kunci seperti ‘Setan Merah’, ‘Mourinho’ atau ‘Man Utd’ agar karya tersebut memiliki daya tarik yang lebih baik di internet. Di sisi lain, memasukkan kata kunci SEO tidak perlu dalam sebuah artikel. Bahkan jika artikel ini diterbitkan di internet, tidak ada terlalu banyak penekanan pada memasukkan kata kunci SEO.

Baca Juga: 11 Cara Membuat Blog Anda Menghasilkan Uang

Pendapat pribadi Sebagian besar artikel, selain artikel op-ed, berusaha menghindari pendapat pribadi. Mereka lebih didasarkan pada reportase, informasi, dan statistik. Namun, blog sering menggambarkan hal-hal dari sudut pandang pribadi, dengan sedikit ketergantungan pada reportase dan data. Misalnya, sebuah artikel tentang Anggaran Union India yang baru akan memuat perbandingan dengan anggaran sebelumnya, data statistik, dan reaksi dari beragam orang.

Namun, blog pada anggaran hanya dapat terdiri dari pandangan penulis dan pendapatnya tentang anggaran baru. Mengedit Artikel biasanya ditulis untuk publikasi besar dan melalui siklus penyuntingan menyeluruh untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan.

Di sisi lain, blog biasanya diterbitkan sendiri atau melalui pengeditan minimal. Ini mungkin tidak terjadi lebih lama, dengan mengedit menjadi langkah penting dalam proses publikasi dan blog terus berkembang. Namun, internet menghadirkan platform gratis untuk semua, dan seperti yang terjadi, kurangnya pengawasan dan pengeditan adalah fitur utama penulisan blog.

Panjang dan gaya Perbedaan yang paling mencolok antara blog dan artikel adalah perbedaan dalam gaya penulisan dan panjang tulisan. Blog dapat berkisar dari 300 hingga 1000 kata, tetapi artikel seringkali lebih panjang. Bergantung pada publikasi, panjang standar artikel dapat bervariasi dari 1500 hingga 5000 kata. Gaya penulisan untuk blog memiliki nada yang sangat kasual.

Sering kali singkat dan tidak memasukkan terlalu banyak kata yang sulit dipahami. Artikel bertujuan untuk meniru sastra dalam gaya jurnalistik sementara blog bertujuan untuk menyampaikan maksudnya dalam bahasa dan terminologi yang umum digunakan. Perbedaan nuansa untuk menulis blog dan artikel akan membantu penulis untuk menargetkan audiens mereka dengan lebih baik.

Ada kebutuhan untuk keduanya dan kelompok orang yang mereka layani bahkan dapat tumpang tindih, namun faktanya tetap bahwa memahami jenis konten yang ditawarkan akan sangat membantu memastikan bahwa tulisan Anda menghasilkan dampak yang diinginkan. Kuncinya di sini adalah untuk memastikan bahwa harapan pembaca terpenuhi.